KARAWANG – SMA Negeri 5 Karawang resmi ditunjuk sebagai salah satu “Sekolah Manusia Unggul” atau yang akrab disebut Sekolah Maung.
Penunjukan ini membawa perubahan signifikan pada mekanisme Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang akan datang.
Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Karawang, Dr. Epul Saepul, M.Pd., menjelaskan bahwa sosialisasi kepada masyarakat sangat penting dilakukan agar tidak terjadi simpang siur mengenai alur dan mekanisme pendaftaran.
“Kami berharap informasi ini tersampaikan luas ke masyarakat. Penting bagi orang tua dan calon siswa untuk memahami bahwa mekanisme penerimaan di Sekolah Maung berbeda dengan sekolah reguler,” ujar Dr. Epul saat ditemui di Kantor Kelurahan Karawang Wetan.
Ia memaparkan bahwa jika sekolah umum masih menggunakan jalur zonasi, afirmasi, dan SKTM, maka Sekolah Maung akan berfokus pada kualitas kompetensi siswa. Berdasarkan draf kebijakan dari Gubernur, penerimaan hanya akan dibuka melalui jalur prestasi.
“Untuk Sekolah Maung, seleksi hanya melalui jalur prestasi, baik itu prestasi akademik maupun non-akademik,” tambahnya.
Terkait teknis pendaftaran, Dr. Epul menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara full online.
Langkah ini merupakan komitmen sekolah yang telah menjalankan sistem digital sejak tahun 2018 untuk menjamin transparansi dan kemudahan akses.
“Tidak ada lagi dokumen fisik atau offline. Orang tua dan siswa bisa langsung mengunggah dokumen secara mandiri. Namun, bagi yang mengalami kesulitan teknis, kami di sekolah siap mendampingi dan membantu proses digitalisasi dokumen tersebut,” pungkasnya.
Dengan status baru ini, SMAN 5 Karawang diharapkan mampu mencetak lulusan unggul yang siap bersaing dalam seleksi masuk perguruan tinggi maupun tantangan global lainnya.***










