KARAWANG, Editorial.co.id – Kawasan Situ Kamojing menjadi saksi hangatnya pertemuan akbar para legenda lintasan balap dalam acara Touring Silaturahmi Ex-Rider Jawa Barat.
Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen antar-mantan pembalap roda dua melainkan juga menjadi wadah konsolidasi untuk mendorong pembangunan fasilitas sirkuit representatif di Kabupaten Karawang.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Karawang, Hari Lesmana Tamrin, menyampaikan rasa syukur atas kompaknya para pencinta otomotif yang hadir.
Menurutnya, wadah silaturahmi ini menjadi motor penggerak untuk memperjuangkan mimpi besar masyarakat otomotif Karawang, yakni kepemilikan fasilitas latihan resmi.
“Intinya kita silaturahmi di sini untuk menjaga kekompakan, sekaligus menyatukan suara di bidang olahraga balap motor roda dua,” katanya.
Ia menambahkan, Angan-angan terbesar insan otomotif Karawang selama ini adalah fasilitas pendukung.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk mewujudkan hal tersebut, mengingat pembalap kita banyak yang menorehkan prestasi dan menjadi ikon di Jawa Barat,” ujar Hari Lesmana.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Ex-Rider Karawang, Ajat Sule, menegaskan bahwa potensi wilayah Karawang sangat besar untuk menunjang industri olahraga otomotif.
Menyandang status sebagai salah satu pusat industri otomotif terbesar di Asia Tenggara, sudah sepatutnya Karawang memiliki sirkuit sendiri untuk menyalurkan bakat generasi muda.
“Hari ini kita kedatangan rekan-rekan Ex-Rider se-Jawa Barat untuk bertukar pikiran mengenai potensi ke depan. Pembalap-pembalap asal Karawang ini sepak terjangnya sudah malang-melintang di kejuaraan nasional. Sangat disayangkan jika potensi sebesar ini tidak diwadahi dengan sirkuit balap yang memadai,” jelas Ajat Sule.
Kegiatan touring silaturahmi ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Ex-Rider Jabar, Irfan OC, yang didampingi oleh Humas exrider Jawa Barat, Aris Aditia.
Dalam kesempatannya, Aris Aditia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tuan rumah atas sambutan hangat dan fasilitas yang diberikan selama agenda berlangsung.
IMI Jabar menilai, ekosistem otomotif di Karawang sebenarnya sudah sangat hidup, bahkan telah memiliki tim lokal yang aktif berkompetisi di tingkat nasional.
“Di Karawang ini ada tim yang aktif di kejurnas, yang kebetulan owner-nya adalah mantan pembalap asal Karawang sendiri, seperti Agung Ihkal . Ini peluang besar. Keberadaan tim-tim profesional ini harus menjadi motivasi bagi para pembalap muda di Karawang untuk terus berprestasi secara positif,” tutur Aris.
Melalui pertemuan di Situ Kamojing ini, seluruh elemen otomotif Jawa Barat berharap sinergi antara komunitas, IMI, dan pemerintah daerah dapat segera terwujud demi melahirkan bibit-bibit pembalap baru yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.










