KARAWANG – Pagi cerah di TK Kartika, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, mendadak terasa berbeda. Suasana yang biasanya dipenuhi riuh canda anak-anak, berubah menjadi lebih tertib namun tetap ceria.
Puluhan siswa tampak duduk rapi dengan wajah penuh antusias. Perhatian mereka tertuju pada sosok pria berseragam loreng yang berdiri di depan kelas.
Dia adalah Sersan Kepala (Serka) Mulyanto, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Nagasari dari Kodim 0604/Karawang.
Kehadiran Serka Mulyanto bukan untuk tugas pengamanan, melainkan sebagai “guru tamu” yang memberikan pembelajaran nilai-nilai kebangsaan kepada anak usia dini.
Dengan pendekatan humanis, ia tidak sekadar mengajar, tetapi juga menanamkan nilai dasar kepribadian dan rasa cinta tanah air. Anak-anak diajak mengenal lambang negara, belajar menghormati orang tua dan guru, serta memahami pentingnya kebersamaan dan kedisiplinan.
“Tujuan kami bukan mencetak prajurit cilik, tetapi membentuk mental anak agar bangga sebagai anak Indonesia sejak dini. Jiwa patriotisme perlu ditanamkan dengan cara menyenangkan sesuai usia mereka,” ujar Serka Mulyanto.
Suasana belajar pun dibuat santai dan interaktif. Sesekali, Serka Mulyanto menyisipkan cerita kepahlawanan dan lagu-lagu sederhana, yang disambut tawa riang para siswa.
Tak terlihat rasa canggung atau takut. Sebaliknya, anak-anak justru menunjukkan ketertarikan dan kekaguman terhadap sosok TNI yang hadir di tengah mereka.
“Anak-anak selalu senang kalau Pak Babinsa datang. Mereka sering bertanya kapan tentara datang lagi,” ujar salah satu guru TK Kartika.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Kodim 0604/Karawang dalam membangun karakter generasi muda sejak dini.
Sinergi antara TNI dan dunia pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, disiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat, TNI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dan menyatu dengan rakyat, termasuk dalam dunia pendidikan.***












