Karawang-Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, semangat gotong royong membara di Kelurahan Plawad, Karawang.
Warga dan tokoh masyarakat berkolaborasi menyiapkan 80 tiang bendera Merah Putih yang akan terbentang sepanjang 800 meter.
Saat ini, tiang-tiang tersebut sedang dalam tahap pengecatan, menambah semarak persiapan perayaan.
Antusiasme warga disambut baik oleh tokoh masyarakat setempat, H. Ni’mat. Ia menyebut, pemasangan tiang bendera ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud kecintaan dan penghormatan atas perjuangan para pahlawan.
“Ini adalah bentuk partisipasi nyata kami dalam merayakan hari bersejarah bangsa. Kami ingin menunjukkan, meskipun berada di sudut kota, semangat kebangsaan kami tidak pernah padam,’ ujarnya.
Sambungnya, Merah Putih yang terbentang ini adalah janji kami untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, melanjutkan cita-cita para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi nyata warga dalam merayakan hari bersejarah bangsa, Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia!,” tuturnya
Tak hanya itu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Plawad turut menginisiasi gelaran “Festival Kreativitas Kemerdekaan”.
Ketua LPM, Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa festival ini menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat.
“Kami ingin setiap warga merasakan kebahagiaan dan kebanggaan menjadi bagian dari bangsa ini melalui festival yang penuh kreativitas,” tuturnya.
Festival dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di Tegalan Plawad, Babakan Mantri.
Berbagai rangkaian acara telah disiapkan untuk memeriahkan suasana:
- Pawai Kreativitas: Pawai yang menampilkan kreasi unik dari warga.
- Pertunjukan Seni Budaya: Tarian daerah dan kesenian rakyat akan disuguhkan.
- Prosesi Pembentangan Bendera: Acara simbolis yang penuh makna.
- Pembagian Hadiah: Doorprize dan hadiah menarik menanti para peserta.
Pawai akan mengambil rute strategis, dimulai dari Pintu Air Babakan, melintasi Jalan Tegalan, dan berakhir di Kedungsalam Kidul, diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat luas.***












