Karawang, Editorial.co.id – Peringatan Hari Kartini selalu menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjuangan perempuan Indonesia. Dari perspektif agama, Ustazah Halimatusadiyah (Teh Elim), Pengasuh Pondok Pesantren Baabul Khoir, Karawang, melihat sosok Kartini sebagai inspirasi yang relevan dengan nilai-nilai Islam tentang kemuliaan dan peran perempuan.
Menurut Teh Elim, semangat Kartini dalam memperjuangkan pendidikan dan kemajuan perempuan sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya, baik laki-laki maupun perempuan, untuk menuntut ilmu.
“Dalam Islam, menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Apa yang diperjuangkan Kartini pada masanya, yaitu akses pendidikan bagi perempuan, adalah sesuatu yang sangat dianjurkan dalam agama kita,” ujar Teh Elim saat dihubungi pada Senin (21/4/2025).
Lebih lanjut, Teh Elim menjelaskan bahwa emansipasi yang diperjuangkan Kartini tidak bertentangan dengan kodrat perempuan dalam Islam.
Menurutnya, Islam justru memuliakan perempuan dan memberikan hak-hak yang setara dalam banyak aspek kehidupan, termasuk dalam berpendapat dan berkontribusi dalam masyarakat.
“Kartini ingin perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dirinya, dan ini adalah sesuatu yang positif dalam pandangan agama, asalkan tetap dalam koridor nilai-nilai Islam,” jelasnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Baabul Khoir ini juga menyoroti keteladanan Kartini dalam hal kesabaran, keteguhan hati, dan semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Kartini adalah sosok yang gigih dan tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan cita-citanya. Ini adalah sifat-sifat mulia yang juga diajarkan dalam Islam,” ungkap Teh Elim.
Dalam konteks kekinian, Teh Elim mengajak perempuan Muslim di Karawang untuk meneladani semangat Kartini dengan terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan dan pengetahuan agama.
“Perempuan yang berilmu akan lebih mampu berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Semangat Kartini harus kita terjemahkan dalam tindakan nyata untuk menjadi perempuan yang berdaya dan memberikan manfaat,” pesannya.
Teh Elim juga menekankan pentingnya bagi perempuan untuk memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai landasan dalam berkarya dan beraktivitas di ruang publik.
“Islam memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana perempuan dapat berperan aktif dalam masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur agama. Semangat Kartini dan nilai-nilai Islam dapat berjalan beriringan untuk kemajuan perempuan Indonesia,” pungkasnya.












