Karawang, Editorial.co.id – Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali membahana di kalangan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April.
Di tengah gegap gempita perayaan, sosok Putri Wahyu Primasti, mahasiswi berusia 21 tahun dari Fakultas Ilmu Kesehatan program studi Farmasi, muncul sebagai representasi Kartini masa kini.
Ditemui di sela-sela kesibukannya, Putri mengungkapkan bahwa nilai-nilai emansipasi dan semangat pantang menyerah yang diajarkan Kartini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya bagi perempuan.
“Sebagai seorang mahasiswi di bidang yang didominasi sains dan teknologi, terkadang ada anggapan bahwa perempuan kurang kompeten. Namun, semangat Kartini mengajarkan kita untuk terus berjuang, membuktikan kemampuan, dan tidak membiarkan batasan gender menghalangi mimpi,” ujarnya.
Putri juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus, menunjukkan bahwa perempuan muda dapat berprestasi di berbagai bidang. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka potensi diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kartini telah membuka jalan bagi perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang setara. Sekarang, tugas kita sebagai generasi penerus adalah memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan terus mengembangkan diri,” tambahnya.
Kisah inspiratif Putri Wahyu Primasti ini diharapkan dapat memotivasi seluruh mahasiswa Unsika, khususnya para mahasiswi, untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu, berkarya, dan mengukir prestasi.
Semangat Kartini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.












