BeritaNews

Aksi Cepat Sang Sahabat: Bagas Ananda Pratama Ceritakan Detik-Detik Evakuasi Keluarga Ilyas di KCP Mall 3

×

Aksi Cepat Sang Sahabat: Bagas Ananda Pratama Ceritakan Detik-Detik Evakuasi Keluarga Ilyas di KCP Mall 3

Sebarkan artikel ini
Foto : Bagas mengenakan baju hitam dan Ilyas mengenakan baju biru (Doc-Istimewa).

KARAWANG – Di balik insiden mencekam yang menimpa keluarga Ilyas saat terjebak di lift Mall KCP Festive Walk Karawang pada Sabtu malam (25/04/2026)

Terselip  juga kisah klasik untuk masa depan persahabatan dan kepedulian dari seorang pemuda bernama Bagas Ananda Pratama.

Warga Guro 2 yang juga anggota Karang Taruna Gapura, Kelurahan Karawang Wetan, itu menjadi orang pertama yang bergerak cepat setelah menerima kabar darurat dari sahabatnya, Ilyas.

Bagas menceritakan, sebelum kejadian dirinya sempat berkomunikasi melalui telepon dengan Ilyas saat masih berada di rumah. Namun, dari percakapan tersebut ia merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Tanpa berpikir panjang, Bagas langsung berangkat menuju kawasan Galuh Mas tempat pusat perbelanjaan itu berada.

“Awalnya saya mendapatkan informasi itu dari grup lalu lalu menelpon saudara Ilyas dari rumah. Karena merasa khawatir, saya langsung berangkat menemuinya di KCP Mall 3. Sesampai dibasement, saya langsung tanya ke security karena ada sahabat saya yang terjebak,” ujar Bagas bercerita saat ditemui, Senin (27/4/2026).

Kekhawatiran Bagas semakin besar karena mengetahui di dalam lift terdapat istri Ilyas yang sedang hamil serta seorang anak kecil.

Ia pun ikut menyaksikan upaya darurat yang dilakukan untuk membantu korban, termasuk tindakan spontan mengganjal pintu lift menggunakan sandal agar udara bisa masuk ke dalam ruang sempit tersebut.

“Ilyas itu teman saya, saya sangat kasihan apalagi dia bawa anak dan istrinya yang sedang hamil. Tadi sempat diganjal pakai sandal supaya ada oksigen masuk,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Bagas juga turut mendampingi proses evakuasi yang dilakukan tim teknisi lift tersebut bersama petugas keamanan mall.

Menurutnya, teknisi telah berupaya menangani kejadian secepat mungkin. Namun, ia menyoroti minimnya informasi terkait kondisi lift yang diduga sedang mengalami gangguan teknis atau perbaikan.

Sebagai sahabat korban sekaligus perwakilan pemuda Karang Taruna, Bagas berharap pihak pengelola mall lebih serius memperhatikan aspek keselamatan pengunjung.

“Harapan ke depan, kalau ada maintenance atau perbaikan lift, minimal ada pemberitahuan atau plang informasi di setiap lantai, mulai dari basement sampai atas. Jangan sampai ada korban selanjutnya. Operasional dan aspek keselamatan harus benar-benar diperbaiki,” tegasnya.

Berkat koordinasi cepat antara rekan korban, pihak security, dan tim teknisi lift, keluarga Ilyas akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah terjebak selama kurang lebih 30 menit.

Meski selamat, peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi Ilyas dan keluarga, terutama bagi istri dan anak sebagai korban yang mengalami kepanikan selama berada di dalam lift.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *