BeritaNews

DPRD Karawang Warning Pemkab: Sukamakmur Butuh Solusi Radikal, Bukan Sekadar Bantuan Darurat!

×

DPRD Karawang Warning Pemkab: Sukamakmur Butuh Solusi Radikal, Bukan Sekadar Bantuan Darurat!

Sebarkan artikel ini

KARAWANG, Editorial.co.id– Tak ingin sekadar menjadi penonton tahunan di tengah penderitaan warga, seluruh lini pimpinan DPRD Kabupaten Karawang “turun gunung” menembus wilayah terdampak banjir di Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur.

Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, hadir membawa gerbong lengkap tiga Wakil Ketua: H. Oma Miharja Rizki, Dian Fahrud Jaman, dan H. Tatang Taufik.

Kehadiran mereka membawa pesan kuat:

Yakni pola penanganan banjir di Karawang harus berubah dari sekadar bantuan darurat menjadi solusi permanen.

Di Dusun Sumedangan dan Tegal Luhur, jejak air setinggi dada orang dewasa masih menyisakan trauma bagi sekitar 100 Kepala Keluarga.

Wilayah yang secara geografis berbentuk cekungan ini seolah menjadi langganan banjir selama belasan tahun.

H. Endang Sodikin menegaskan, potret kemiskinan dan penderitaan warga akibat banjir ini tidak boleh lagi menjadi pemandangan rutin setiap musim hujan.

“Kami tidak mau setiap tahun hanya datang, melihat, lalu pulang, sementara masyarakat sudah belasan tahun terendam,” kata Endang saat dikonfirmasi pada Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan,” ini harus jadi bahan evaluasi total antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Kita butuh aksi kolaboratif di hulu agar banjir di cekungan ini bisa diputus,” tegasnya.

DPRD menyoroti bahwa penderitaan rakyat tidak berhenti saat air surut. Masa pemulihan yang memakan waktu hingga satu bulan seringkali membuat ekonomi warga lumpuh.

“Aktivasi percepatan pengeringan lahan itu penting, tapi yang lebih krusial adalah pasca-banjir. Rehabilitasi rumah, halaman, hingga perabotan warga yang rusak harus dibantu. Inilah fungsi kehadiran negara melalui Pemerintah Daerah,” lanjutnya.

DPRD berjanji akan mengawal kebijakan anggaran agar normalisasi atau pembangunan infrastruktur pengendali banjir menjadi prioritas utama.

Harapannya sederhana namun mendalam yakni Karawang harus bebas banjir agar masyarakat bisa kembali tersenyum tanpa rasa was-was saat hujan turun.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *