Karawang, Editorial.co.id – Air adalah sumber kehidupan, namun sering kali kita menyepelekan cara kita mengonsumsinya.
Dalam ajaran Islam, segala aktivitas, termasuk cara minum, telah diatur dengan indah oleh Nabi Muhammad ﷺ, yang ternyata memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan etika.
Mengaplikasikan cara minum sesuai sunah bukan hanya ibadah, tetapi juga rekomendasi kesehatan yang teruji waktu. Berikut adalah panduan cara minum menurut sunah yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Membaca Bismillah dan Menggunakan Tangan Kanan
Sunah pertama yang paling mendasar adalah membaca Basmalah (Bismillah) sebelum memulai.
Selain itu, Nabi ﷺ menganjurkan untuk selalu minum menggunakan tangan kanan. Larangan menggunakan tangan kiri didasarkan pada sabda beliau yang menyatakan bahwa setan makan dan minum dengan tangan kiri.
Tips Sehat: Menggunakan tangan kanan adalah praktik etis yang sederhana namun penting untuk membedakan diri dari kebiasaan yang tidak baik.
2. Minum Sambil Duduk
Salah satu sunah yang paling ditekankan adalah minum dalam posisi duduk, dan sebisa mungkin menghindari minum sambil berdiri.
Terdapat banyak hadis yang menganjurkan hal ini. Para ahli kesehatan modern pun mendukung, karena minum sambil duduk membantu otot dan sistem pencernaan lebih rileks, memastikan air terserap optimal ke ginjal, serta mencegah cairan mengalir deras yang bisa membebani organ pencernaan.
Penting Diketahui: Minum sambil berdiri dapat menyebabkan cairan langsung jatuh ke usus tanpa penyaringan yang memadai, yang dalam jangka panjang disebut dapat memengaruhi fungsi ginjal.
3. Minum dengan Tiga Kali Tegukan (Nafas)
Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan untuk tidaknmenghabiskan minuman dalam satu tarikan napas (sekali tegukan), melainkan membaginya menjadi tiga tegukan atau nafas. Setiap jeda antara tegukan, dianjurkan untuk menjauhkan wadah minuman dari mulut.
Manfaat Ilmiah: Minum secara perlahan dan bertahap memberikan sinyal yang cukup kepada otak bahwa tubuh sedang menerima cairan, sehingga proses hidrasi lebih efektif.
Cara ini juga menghindari masuknya udara berlebihan yang bisa menyebabkan kembung atau tersedak.
4. Tidak Meniup Minuman Panas
Ketika minuman terlalu panas, sunah melarang kita untuk meniupnya. Tindakan meniup dapat mengeluarkan uap air yang membawa bakteri dari mulut ke dalam minuman.
Alternatifnya, biarkan minuman mendingin secara alami atau gunakan kipas jika perlu.
Kualitas Air: Larangan ini juga selaras dengan prinsip menjaga kebersihan dan kualitas air minum dari kontaminasi eksternal.
5. Membaca Hamdalah Setelah Selesai
Setelah selesai minum, sunah menganjurkan kita untuk menutupnya dengan membaca Hamdalah (Alhamdulillah).
Ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat air yang telah dikaruniakan Allah.
Menggabungkan etika, spiritualitas, dan manfaat kesehatan, cara minum sesuai sunah Nabi Muhammad ﷺ adalah praktik sederhana yang












