Karawang, Editorial.co.id- Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU), Ulil Abshar Abdalla atau yang akrab disapa Gus Ulil, memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan bersepeda “Ansor #GowesAja Dulu” yang diselenggarakan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ulil di Masjid Annur Karawang pada Sabtu (19/4/2025), saat turut serta dalam rangkaian acara gowes yang juga melibatkan Ketua Umum PP GP Ansor dan ratusan kader.
Menurut Gus Ulil, inisiatif gowes yang mengombinasikan aktivitas fisik yang menyehatkan dengan aspek kebersamaan merupakan terobosan yang menarik dan relevan bagi Nahdlatul Ulama (NU).
Ia menekankan urgensi memperbanyak kegiatan serupa di berbagai tingkatan NU guna meningkatkan kualitas kesehatan warga sekaligus menjembatani kedekatan dengan generasi muda.
“Kegiatan seperti ‘GowesAja Dulu’ ini adalah formula yang cerdas. Selain menyehatkan fisik, esensinya terletak pada penguatan solidaritas dan kebersamaan antar anggota NU,” ujar Gus Ulil.
Gus Ulil menambahkan bahwa kegiatan santai seperti ini memiliki potensi besar dalam mendekatkan Ansor dan NU kepada generasi muda, termasuk Generasi Z, yang memiliki preferensi terhadap aktivitas yang dinamis dan interaktif.
Lebih lanjut, intelektual muda NU ini berharap agar GP Ansor terus mengembangkan ide-ide inovatif di berbagai spektrum kehidupan.
Inisiatif gowes ini dipandang sebagai contoh konkret bagaimana Ansor mampu merancang kegiatan yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga adaptif terhadap tren dan kebutuhan zaman.
“Saya berharap Ansor dapat terus mengembangkan ide-ide inovatif di segala bidang. Inisiatif gowes ini adalah contoh yang baik bagaimana kegiatan santai dapat menjadi medium efektif untuk mendekatkan organisasi dengan anak-anak muda dan Generasi Z,” pungkas Gus Ulil.
Apresiasi dari tokoh sentral PBNU ini semakin mengukuhkan relevansi GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan “Ansor #GowesAja Dulu” diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi keagamaan dan kemasyarakatan lainnya dalam merangkul generasi muda melalui pendekatan yang segar dan inovatif.












