KARAWANG-Peta persaingan perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang dalam Musyawarah Daerah (Musda) 2026 mulai mengerucut.
Nama Abdul Azis mencuat sebagai calon tunggal setelah tidak muncul kandidat lain yang ikut meramaikan bursa pencalonan. Pasalnya hingga batas waktu pendaftaran bacalon Sabtu (31/10/2026), pukul 16.00 WIB, tidak ada lagi yang mendaftarkan diri.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi Abdul Azis untuk terpilih secara aklamasi dalam perhelatan Musda Golkar Karawang 2026.
Jika tidak ada perubahan hingga pelaksanaan Musda yang akan diselenggarakan di Hotel Swiss-Belinn Hotel, Minggu (1/11/2026), mekanisme aklamasi berpotensi menjadi jalan bagi Abdul Azis untuk menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebut di Kabupaten Karawang lima tahun kedepan.
Potensi peluang aklamasi Abdul Azis terpilih Ketua Golkar Karawang disampaikan Ketua SC Musda Timy Nurjaman.
Ia memaparkan, Abdul Azis mengambil formulir pendaftaran pada pukul 11.00 WIB lalu menyerahkan formulir tersebut pada pukul 14.00 WIB.
“Setelah penutupan pendaftaran jam 16.00 sore, malam nanti berkas akan diverifikasi oleh Jawa Barat. Sementara penetapan akan disahkan saat pembukaan Musda besok. Kalau calonnya cuma satu, maka Abdul Azis dinyatakan sebagai calon tunggal,” tutur Timmy Nurjaman.
Situasi ini sekaligus menjadi perhatian internal partai, mengingat Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten yang tidak hanya menentukan kepemimpinan, tetapi juga arah konsolidasi dan strategi politik Golkar ke depan.
Dengan belum munculnya kandidat lain, perhatian kini tertuju pada pelaksanaan Musda Golkar Karawang 2026 dan bagaimana proses penetapan kepemimpinan tersebut berlangsung.
Apakah Abdul Azis benar-benar akan ditetapkan secara aklamasi? Jawabannya akan ditentukan melalui mekanisme dan keputusan resmi dalam forum Musda. (red).












