KARAWANG, Editorial.co.id –Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang mengakibatkan Kali Bawah meluap dan merendam Kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Bojongsari, Kecamatan Tirtamulya, Kamis (29/10/2026).
Genangan air mencapai sekitar 30 sentimeter. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (28/10/2026) malam, sekitar pukul 20.00 hingga 23.30 WIB.
Luapan Kali Bawah diduga menjadi penyebab air menggenangi area kantor KDKMP yang berada tepat di samping aliran kali.
Mengetahui kejadian tersebut, Danramil 0406/Cikampek Kapten Inf Encep Sumarna bersama Camat Tirtamulya Muhammad Reza Darmawan, S.STP., M.Si., Babinsa, serta tim BPBD Kabupaten Karawang turun langsung melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.
Penanganan dilakukan dengan membuat tanggul sementara menggunakan karung berisi pasir untuk menahan air agar tidak kembali masuk ke area kantor KDKMP.
Selain itu, petugas melakukan penyedotan genangan air menggunakan mobil pemadam kebakaran Kodim 0604/Karawang dan mesin Alcon.
Berkat upaya tersebut, sekitar pukul 14.30 WIB genangan air dilaporkan telah surut. Petugas kemudian melanjutkan kegiatan dengan membersihkan area kantor KDKMP yang terdampak banjir.
Camat Tirtamulya Muhammad Reza Darmawan mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan pada Kamis, pemerintah kecamatan bersama unsur terkait langsung melakukan langkah penanganan pada Jumat (30/10/2026).
“Upaya yang kami lakukan di antaranya membuat tanggul sementara dan menyedot genangan air. Alhamdulillah, saat ini genangan sudah surut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanganan sementara tersebut akan dilanjutkan dengan upaya normalisasi aliran Kali Bawah di wilayah Bojongsari.
Menurutnya, normalisasi diperlukan untuk memperlancar aliran air sehingga potensi genangan yang berdampak terhadap kantor KDKMP dapat diminimalkan.
“Kami berharap normalisasi aliran kali ini segera ditangani agar tidak terjadi genangan kembali yang dapat mengakibatkan air masuk ke area Koperasi Merah Putih Bojongsari,” tambahnya.
Sementara itu, Danramil 0406/Cikampek Kapten Inf Encep Sumarna turut memastikan penanganan di lokasi berjalan melalui koordinasi bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BPBD.
Penanganan secara gotong royong dan lintas sektor tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan genangan sementara, tetapi juga mendorong penanganan penyebab banjir agar kejadian serupa tidak kembali terulang.












