Karawang, Editorial.co.id – Nama Kiki Fauzi menjadi salah satu perhatian dalam Pilkades Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang 2026.
Pria yang saat ini masih aktif menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Desa Ciranggon tersebut resmi mendapat nomor urut 4 dari 5 calon yang mendaftar.
Latar belakangnya sebagai aktivis kepemudaan membuat langkah Kiki Fauzi dinilai sebagai representasi generasi muda yang ingin terlibat langsung dalam pembangunan desa.
“Bismillah, niat suci abdi lain hoyong ngabati, tapi abdi hayang ngabakti,” begitu salah satu pesan yang ia sampaikan dalam poster kampanyenya.
Bagi Kiki, jabatan sebagai Ketua Karang Taruna bukan sekadar organisasi, melainkan ruang belajar tentang kebersamaan dan gotong royong.
“Selama di Karang Taruna, saya belajar mendengar warga, terutama pemuda. Banyak potensi desa yang bisa dimajukan kalau kita gotong royong. Itu yang ingin saya bawa,” ujar Kiki saat ditemui usai pengundian nomor urut pada Kamis (15/10/26).
Kiki tampil berbeda dengan mengusung tagline “Muda, Peduli, Siap Mengabdi” yang disampaikan dengan pendekatan bahasa Sunda dalam kampanyenya.
Tagline tersebut mencerminkan semangat generasi muda untuk peduli terhadap masyarakat dan siap mengabdikan diri bagi kemajuan desa.
Ia juga mengusung slogan: _”Gotong royong ngawangun desa, mandiri dina ekonomi, nanjer dina budaya”_ dan prinsip _”Pamimpin kuat, teu sieun kritik.”_
Mendapat nomor urut 4, Kiki memaknainya sebagai keseimbangan antara pembangunan fisik, ekonomi, budaya, dan kebersamaan warga.
“Nomor 4 ini saya maknai sebagai empat pilar: sili asah, sili asih, sili asuh, dan sili wangi. Itu budaya Sunda yang harus hidup lagi di Ciranggon,” katanya.
Sebagai Ketua Karang Taruna yang masih menjabat, Kiki menegaskan akan tetap menjaga netralitas organisasi dan tidak menggunakan fasilitas Karang Taruna untuk kepentingan politik praktis, sesuai aturan panitia.
Pilkades Ciranggon 2026 sendiri akan diikuti 5 calon dan dijadwalkan pemungutan suara pada 22 November 2026 mendatang.(Red)












