KARAWANG, Editorial.co.id -Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), doa bersama digelar di Masjid Jami Darul Muttaqien, Kodim 0604/Karawang. Jum’at (25/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mendoakan para pejuang yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Anton Saepulloh mengajak jamaah untuk mengenang sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai salah satu tokoh perjuangan yang memiliki keteguhan jiwa dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Menurut Anton, kisah perjuangan Jenderal Soedirman dapat menjadi teladan, khususnya dalam hal keteguhan hati, doa, dan keyakinan kepada Allah SWT.
Ia menyinggung kebiasaan menjaga kesucian diri, memohon doa orang tua, serta mengamalkan doa sebelum menjalankan tugas.
“Kesucian seseorang terletak pada kalbunya. Keteladanan dan perjuangan Jenderal Soedirman bukan hanya tentang keberanian di medan laga, tetapi juga tentang keteguhan hati dan keyakinan,” ujar Ustaz Anton dalam tausiyahnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan.
“Semoga para pahlawan diberikan anugerah dan keberkahan di alam kuburnya. Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini merupakan hasil perjuangan, keringat, darah, dan pengorbanan para pahlawan,” katanya.
Anton menekankan bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga harus dijaga dan diisi dengan hal-hal positif.
Menurutnya, TNI memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara dan turut mengawal keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jagalah kemerdekaan ini. Salah satu bagian terdepan dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan adalah TNI,” tuturnya.
Doa bersama tersebut diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan syukur atas kemerdekaan Indonesia.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Menjelang HUT ke-81 TNI, doa dan penghormatan kepada para pejuang diharapkan dapat terus menjadi pengingat bagi generasi penerus bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun melalui perjuangan panjang dan pengorbanan banyak pihak.








