KARAWANG, Editorial.co.id – Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kemampuan mengendalikan kendaraan.
Kesadaran untuk mematuhi aturan, menjaga etika, serta menghargai sesama pengguna jalan menjadi hal penting untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Hal tersebut disampaikan personel Polresta Karawang, Aipda Syarif Hidayat, saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi keselamatan berkendara atau safety riding yang digelar Subdenpom III/3-1 Karawang, Kamis (10/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Aipda Syarif menekankan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari manusia, lingkungan hingga kondisi kendaraan.
Namun, faktor manusia atau human error menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius.
“Untuk menghindari kecelakaan, seluruh pengguna jalan harus memiliki kesadaran terhadap aturan lalu lintas. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan, di antaranya faktor manusia, lingkungan dan kendaraan,” ujarnya.
Menurutnya, masih banyak perilaku berisiko yang dilakukan pengendara saat berada di jalan. Salah satunya adalah menggunakan telepon seluler ketika mengendarai kendaraan.
Padahal, penggunaan telepon seluler dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
“Penggunaan handphone saat berkendara menjadi salah satu faktor yang dapat mengganggu keselamatan karena konsentrasi pengendara akan terpecah,” jelasnya.
Selain mematuhi aturan lalu lintas, Aipda Syarif juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berkendara.
Pengendara harus mampu mengendalikan emosi dan menghilangkan egoisme saat menggunakan jalan raya.
Menurutnya, jalan merupakan ruang bersama sehingga setiap pengguna jalan harus saling menghormati, menjaga sopan santun, serta saling mengingatkan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan.
“Bagaimana kita saling menghargai antara sesama pengendara, saling sopan santun, saling mengayomi dan saling mengingatkan. Kita harus bisa menghilangkan egoisme saat berada di jalan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm bagi pengendara sepeda motor, serta memastikan kendaraan berada dalam kondisi layak sebelum digunakan.
Aipda Syarif berharap kegiatan sosialisasi safety riding tersebut dapat meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara.
Menurutnya, kecelakaan lalu lintas dapat menimpa siapa saja. Karena itu, setiap pengendara harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Jangan sampai kita semua menjadi korban kecelakaan di jalan raya. Keselamatan harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.












