KARAWANG, Editorial.co.id – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Black Baron Karawang resmi mendeklarasikan keberadaannya sebagai wadah untuk menghimpun potensi pemuda dan masyarakat yang ingin berkontribusi secara positif bagi Kabupaten Karawang.
Deklarasi Black Baron digelar di GOR Panatayuda Karawang, Minggu (6/9/2026). Dalam momentum tersebut, jajaran Black Baron menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dewan Pembina Black Baron Karawang, Rijan, mengatakan pembentukan organisasi tersebut dilandasi semangat memperkuat silaturahmi, solidaritas, serta mendorong berbagai kegiatan sosial, kepemudaan, ekonomi kerakyatan dan kemasyarakatan.
“Black Baron dibentuk sebagai wadah untuk menghimpun potensi pemuda dan masyarakat yang ingin berkontribusi secara positif bagi Kabupaten Karawang. Kami ingin membangun organisasi yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi benar-benar memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat,” ujar Rijan.
Menurutnya, sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda, Black Baron memiliki tanggung jawab untuk dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Rijan berharap seluruh jajaran dan anggota Black Baron dapat hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta ikut mendorong penyelesaian persoalan melalui cara yang santun, komunikatif dan sesuai dengan aturan.
“Sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda, Black Baron harus mampu menjadi bagian dari solusi, bukan justru menambah persoalan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, visi Black Baron adalah menjadi organisasi yang solid, berintegritas dan bermanfaat bagi masyarakat Karawang.
Sementara itu, sejumlah misi yang diusung di antaranya memperkuat persatuan anggota, meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda, menjalankan kegiatan sosial, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah, aparat, tokoh masyarakat dan berbagai elemen lainnya.
Rijan menekankan, keberadaan organisasi harus dibuktikan melalui program kerja yang konkret. Menurutnya, Black Baron tidak ingin hanya terlihat ketika ada kegiatan seremonial atau kepentingan tertentu.
“Kami ingin anggota Black Baron terlibat langsung dalam kegiatan sosial, kepemudaan, pemberdayaan masyarakat, kepedulian lingkungan dan kegiatan lain yang memang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, ukuran keberhasilan organisasi bukan hanya dilihat dari banyaknya anggota, tetapi dari seberapa besar keberadaan Black Baron dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Untuk tahap awal, konsolidasi organisasi menjadi prioritas agar seluruh struktur dan anggota memiliki pemahaman yang sama mengenai arah perjuangan Black Baron.
Setelah konsolidasi, Black Baron akan mendorong sejumlah program, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan pemuda, kepedulian lingkungan, pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM, hingga berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami juga ingin membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” ungkap Rijan.
Lebih lanjut, Rijan menyatakan Black Baron akan mengambil sikap konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan di masyarakat. Organisasi, kata dia, tidak ingin hanya menjadi penonton, tetapi ikut mencari solusi dengan tetap mengedepankan komunikasi dan aturan yang berlaku.
“Untuk persoalan sosial dan ekonomi, kami akan mendorong pemberdayaan masyarakat. Untuk kepemudaan, kami ingin anak-anak muda memiliki kegiatan positif dan produktif. Sedangkan terkait ketertiban, kami mendukung terciptanya situasi Karawang yang aman dan kondusif,” jelasnya.
Namun demikian, ia mengingatkan seluruh anggota agar setiap langkah organisasi dilakukan dengan cara yang baik, menghormati hukum dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat.
Di akhir pesannya, Rijan meminta seluruh anggota menjaga nama baik organisasi dan tidak mudah terpancing provokasi.
“Pesan saya sederhana, jaga nama baik Black Baron. Jangan mudah terpancing provokasi, jangan bertindak di luar aturan dan jangan menggunakan nama organisasi untuk kepentingan pribadi. Setiap anggota harus memahami bahwa membawa nama Black Baron berarti membawa tanggung jawab terhadap organisasi,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh pemuda di Karawang untuk menunjukkan bahwa generasi muda mampu bersatu dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.
“Mari kita tunjukkan bahwa pemuda bisa bersatu, bisa berkontribusi dan bisa menjadi bagian dari solusi. Solid dalam organisasi, santun dalam tindakan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.












