Karawang, Editorial.co.id- Kepolisian Resor (Polres) Karawang menggelar konferensi pers akhir tahun untuk memaparkan kinerja dan capaian selama periode 2025.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, S.I.K., menyoroti keberhasilan dalam menekan kejahatan konvensional, namun mencatat lonjakan mengkhawatirkan pada kasus narkoba.
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melaporkan adanya kemajuan signifikan. Jumlah Tindak Pidana (JTP) berhasil ditekan sebanyak 310 kasus, turun dari 1.640 kasus pada 2024 menjadi 1.330 kasus di tahun 2025.
Namun, Kapolres mengakui adanya tantangan dalam penyelesaian kasus (JPTP) yang turut menurun dari 1.333 menjadi 740 kasus, atau berkurang 593 kasus.
Situasi berbeda terjadi di Satuan Narkoba (Sat Resnarkoba). Kasus penyalahgunaan narkoba justru melonjak drastis hingga 60,9%, dari 156 perkara pada 2024 menjadi 251 perkara di tahun 2025.
Dari total kasus tersebut:
Sebanyak 203 tersangka berstatus pengedar telah ditahan.
106 orang pengguna telah menjalani proses rehabilitasi.
Untuk mengatasi lonjakan ini, AKBP Fiki menegaskan bahwa Sat Resnarkoba telah memperkuat upaya penindakan dan pencegahan, termasuk sosialisasi masif melalui media sosial dan respons cepat terhadap laporan masyarakat melalui layanan 110.
Bidang lalu lintas mencatat dinamika yang kompleks. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) melaporkan peningkatan jumlah kasus kecelakaan (Laka) sebesar 12% (dari 580 kasus menjadi 648 kasus).
Kabar baiknya, terdapat penurunan signifikan pada korban jiwa sebesar 36%, dari 228 orang menjadi 147 orang.
Meskipun demikian, tingkat keparahan cedera justru meningkat:
Korban Luka Berat: Naik drastis 123% (dari 47 menjadi 105 orang).
Korban Luka Ringan: Naik 16% (dari 655 menjadi 762 orang).
Di sisi lain, penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat menurun sebesar 23,3%, dari 4.579 menjadi 3.516 perkara.
Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) mencatat total 68 kali aksi unjuk rasa sepanjang tahun 2025.
Aksi ini didominasi oleh kelompok Ormas/LSM (18 kali), disusul mahasiswa/organisasi kemahasiswaan (16 kali), warga (15 kali), dan serikat pekerja (14 kali).
Mengakhiri pemaparannya, Kapolres AKBP Fiki N Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat.
“Penurunan kejahatan umum adalah hasil sinergi yang baik. Namun, kami tetap waspada dan akan fokus menekan kasus narkoba serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di tahun mendatang,” tegas Kapolres.
Konferensi pers ini menjadi media transparansi dan evaluasi, menegaskan komitmen Polres Karawang untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Karawang.***












