Politik

Silaturahmi ke PCNU Karawang, Ini Masukan dan Saran Ketua PCNU Untuk Ilhamnde

×

Silaturahmi ke PCNU Karawang, Ini Masukan dan Saran Ketua PCNU Untuk Ilhamnde

Sebarkan artikel ini
Ilhamnde (kiri) kunjungi Ketua PCNU Karawang H. Deden Permana.

KARAWANG-Muhammad Ilham Kamil alias Ilhamnde, putra bungsu politisi senior Alm. H. Daday Hudaya dan cucu mantan wakil Bupati Karawang periode 2005-2010 Ely Amalia Priatna, ketertarikannya untuk ikut kontestasi Pilkada Karawang 2024 mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh.

Setelah mendapat apresiasi dari Ketua DPC PDI-P Karawang Pipik Taufik Ismail, kini Ilhamnde mendapat apresiasi dari Ketua PCNU Karawang H. Deden Permana.

Apresiasi itu didapatkan setelah Ilhamnde lakukan kunjungan silaturahmi ke kantor PCNU Karawang pada Kamis (13/6/2024).

“Hari ini saya berkesempatan bertemu sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Karawang sekaligus Ketua BPC Gapensi Kabupaten Karawang H. Deden Permana. Alhamdulillah beliau memberikan arahan beserta saran dan nasihat kepada saya dalam hal generasi muda berkecimpung di dalam kontestasi politik,” kata Ilhamde kepada awak media, Kamis (13/6/2024).

Menurut Ilhamnde, saran dan masukan dari Deden Permana akan dijalankan karena dinilai penuh dengan pembelajaran.

Baca juga : Ilham H. Daday, Tokoh Muda Siap Kontestasi di Pilkada Karawang 2024

“Sebagai pimpinan Ormas Islam terbesar tentunya pengalaman beliau cukup panjang dalam politik kebangsaan, masukan beliau insyaAllah saya jalankan,” ucapnya.

Tempat yang sama, H. Deden menyambut baik kedatangan tokoh muda Ilhamnde ke kantor PCNU Karawang.

“Sebagai organisasi keagaamaan dan kemasyarakatan, PCNU untuk siapapun terbuka ketika ada yang silaturahmi ,termasuk saya kedatangan saudara Ilhamnde, semoga silaturahmi ini membawa berkah untuk kita semua,” ujarnya.

Menurut H. Deden, politik yang dijewantahkan NU adalah politik kebangsaan yang mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Politik kebangsaan bersifat jangka panjang dan menjangkau jauh ke depan.

“Kalau ada tokoh muda yang tertarik dengan politik kebangsaan tentunya perlu kita apresiasi, tokoh muda adalah aset penting bangsa,” tutupnya. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *