KARAWANG, Editorial.co.id – Suasana khidmat peresmian Program TNI AD Manunggal Air di Majelis Taklim Riyadul Ulum, Kampung Cintasari, Desa Kertamulya, Pedes, Karawang, Kamis (30/7/2026), berubah menjadi momen penuh haru saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di lokasi acara.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhram (14), seorang santri setempat, berhasil menyentuh hati para tamu undangan.
Di antara mereka, Danramil 0405/Pedes Kapten Chk Oman Adiana Saputra, S.H., yang hadir mewakili Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto, tampak memberikan perhatian khusus kepada remaja tersebut.
Sebelum menyampaikan sambutan, Kapten Chk Oman memanggil Muhram ke depan. Ia mengaku sangat terkesan dengan kualitas bacaan Al-Qur’an surat Al A’laq ayat 1-19 yang dilantunkan santri berusia 14 tahun itu.
“Saya jujur senang mendengar bacaan ayat suci Al-Qur’an maupun tilawah. Namun hari ini saya benar-benar tersentuh. Bacaan adik Muhram sangat indah dan menyentuh hati,” ujar Kapten Chk Oman.
Sebagai bentuk penghargaan, Danramil kemudian menyerahkan dompet miliknya kepada Muhram.
Dengan senyum, ia mempersilakan santri tersebut mengambil uang yang ada di dalam dompetnya, dengan satu syarat sederhana.
“Silakan ambil uang di dompet saya sebanyak yang ada, tetapi sisakan satu lembar saja,” ucapnya.
Ucapan spontan itu langsung disambut tepuk tangan dan senyum para tamu undangan. Muhram pun menerima apresiasi tersebut dengan penuh rasa syukur.
Bagi Kapten Chk Oman, penghargaan itu bukan semata-mata pemberian materi, melainkan bentuk dukungan dan motivasi kepada generasi muda agar terus mencintai Al-Qur’an, memperbaiki bacaan, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Momen sederhana tersebut menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam peresmian Program TNI AD Manunggal Air.
Selain menghadirkan manfaat berupa akses air bersih bagi masyarakat, kegiatan itu juga menghadirkan pesan bahwa prestasi dan kecintaan terhadap Al-Qur’an layak mendapatkan apresiasi.








